Spotify Perluas Audiobook ke 180 Pasar, Indonesia Tahun Ini

Ilustrasi mendengarkan audiobook lewat ponsel. (Ilustrasi: technow.id)
Spotify mengumumkan perluasan besar layanan audiobook-nya pada Rabu, 7 Oktober 2026: dari hanya 22 pasar menjadi lebih dari 180 pasar hingga akhir tahun ini. Indonesia termasuk dalam gelombang ekspansi Asia yang dinyalakan bertahap, sehingga pengguna di Tanah Air kebagian audiobook Spotify pada 2026 ini.
Ekspansi ini berpotensi menjangkau lebih dari 750 juta pengguna Spotify di seluruh dunia. Menurut Spotify, pendengar audiobook bulanannya tumbuh 39 persen dalam setahun terakhir dan total jam dengarnya naik 32 persen secara global.
Cara Aksesnya Berbeda-beda per Negara
Satu hal yang perlu diluruskan sejak awal: cara mengakses audiobook tidak seragam di semua negara. Ada tiga jalur yang disiapkan Spotify:
- Jatah Premium — pelanggan Premium di sejumlah negara tertentu (antara lain Brasil, Meksiko, Kolombia, Polandia, Chile, Norwegia, dan Peru) mendapat 12 jam dengar audiobook per bulan termasuk dalam langganannya.
- Audiobooks+ — langganan tambahan dengan jatah 15 jam per bulan. Jalur inilah yang disiapkan Spotify sebagai cara utama mengakses audiobook di pasar Afrika dan Asia, termasuk kawasan tempat Indonesia berada.
- Beli satuan — judul audiobook bisa dibeli satu per satu tanpa langganan.
Sampai artikel ini diterbitkan, Spotify belum mengumumkan tanggal pasti ketersediaan di Indonesia maupun harga Audiobooks+ dalam rupiah. Jadi, jangan kaget bila menu audiobook belum muncul di aplikasi Anda minggu ini — penyalaannya memang bertahap per gelombang wilayah.
Video: cuplikan acara pengumuman audiobook Spotify (kanal resmi Spotify di YouTube).
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube-nocookie.com/embed/gZL3teCFcP0" title="Audiobooks on Spotify" loading="lazy" allowfullscreen></iframe>
Katalog: 350 Ribu Judul, 120 Bahasa
Pasar-pasar baru dibuka dengan katalog awal lebih dari 350.000 judul, hasil kerja sama dengan lebih dari 300 penerbit dunia, termasuk Planeta dan Mondadori. Total koleksi audiobook Spotify kini menjangkau lebih dari 120 bahasa, dan Spotify menyatakan akan mengutamakan katalog bahasa lokal di pasar yang hak distribusinya tersedia.
Spotify juga memperbarui fitur Page Match, yang menjembatani buku fisik dan versi audionya. Pengguna kini bisa memindai barcode ISBN buku lalu memasukkan nomor halaman untuk menemukan titik yang sama di audiobook; fitur ini bekerja dalam lebih dari 30 bahasa.
Di sisi bisnis, Audiobooks+ dilaporkan telah melewati 1 juta pelanggan dan menghasilkan pendapatan berulang tahunan lebih dari 100 juta dolar AS sejak diluncurkan setahun lalu.
Apa Artinya untuk Pembaca Indonesia
Bagi pendengar, ini kabar baik yang sudah lama ditunggu: pilihan audiobook legal berbahasa Inggris — dan ke depan mudah-mudahan bahasa Indonesia — bakal tersedia di aplikasi yang sama dengan musik dan podcast, tanpa perlu aplikasi terpisah seperti Audible yang belum hadir resmi di sini.
Bagi penulis dan penerbit lokal, peluangnya justru lebih besar. Spotify secara terbuka menyebut ekspansinya sebagai kesempatan bagi penerbit bahasa lokal untuk berinvestasi di audiobook. Jika katalog bahasa Indonesia tumbuh, pasar buku audio dalam negeri bisa ikut terangkat.
Yang masih harus ditunggu: harga resmi dalam rupiah dan kejelasan skema untuk pelanggan Premium Indonesia. Ikuti perkembangan berita AI dan software di technow.id — kami akan memperbarui artikel ini begitu Spotify mengumumkan detail untuk Indonesia. Kabar lain pekan ini, Google juga mengubah skema akses Gemini untuk pengguna gratis.
FAQ
Kapan audiobook Spotify tersedia di Indonesia? Indonesia masuk gelombang Asia yang dinyalakan bertahap hingga akhir 2026. Tanggal pastinya belum diumumkan Spotify.
Apakah pelanggan Premium Indonesia langsung dapat 12 jam gratis? Belum tentu. Jatah 12 jam per bulan diumumkan untuk negara-negara tertentu, dan Indonesia tidak ada dalam daftar awal tersebut; jalur utama untuk Asia adalah Audiobooks+.
Berapa harga Audiobooks+ di Indonesia? Belum diumumkan. Harga dan ketersediaan dinyatakan Spotify bervariasi mengikuti pasar masing-masing.
Kesimpulan
Spotify sedang mengubah audiobook dari fitur segelintir negara menjadi layanan global, dan Indonesia termasuk di dalamnya tahun ini. Bentuk pastinya di sini — harga, skema, dan seberapa besar katalog bahasa Indonesianya — masih menunggu pengumuman resmi, tetapi arahnya jelas: persaingan audiobook akan makin ramai.
Sumber:
